Langsung ke konten utama

Generasi Menunduk

 

 

Kemajuan Teknologi saat ini tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan masyarakat. tentunya kemajuan teknologi ini sangat berpengaruh terhadap kebiasaan- kebiasaan masyarakat dalam peradaban dan kebudayaanya. Perubahan tersebut sangat meberikan dampak yang begitu besar terhadap masyarakat Indonesia .

Saat ini sangat terlihat jelas bahwa dengan kemajuan teknologi telah mempengaruhi gaya hidup dan pola pikir masyarakat, terutama dikalangan remaja millennials. Generasi – generasi remeja millennials sangat kencaduan terhadap gawai. fenomena inilah yang sering disebut juga generasi nunduk .

Fenomena generasi menunduk ini sangat mudah untuk kita jumpai dimanapun, mereka selalu menggengam gawai dan asyik mengoperasikannaya. Generasi menunduk sangat tampak pada kehidupan sosialnya. mereka seperti memiliki dua dunia , dunia nyata dan dunia maya.

Pada kenyataan mereka yang kecanduan terhadap gawai biasanya sering menghiraukan orang disekitarnya. misalnya Ketika orang tersebut berjalan biasanya sambil menunduk  mengoperasikan gawai kemudia menghiraukan orang sekitar bahkan temenanya sendiri yang hanya sekedar tegur sapa , selain itu juga kebiasaan ini juga sering terjadi  pada saat acara keluarga maupun kumpul dengan teman mereka selalu menunduk sibuk masing – masing mengoperasikan gawai bukanya menikmati waktu untuk untuk bersamaan dan bercengkrama hal tersebut sampai saat ini sangat merusak moment quality time.  

Masalah – masalah remeja millennials ini seharusnya dibatasi karena meminimbulkan ketidak pedulian sosial . Budaya Menunduk seperti ini bertolak belakang dengan budaya indonesia yang dikenal ramah , sopan dan gotong royong.  Oleh karena itu kebiasaan menunduk tersebut harus dihentikan apabila hal itu dilanjutkan maka seperti kutipan dari Herkovits “Kebudayaan sebagaai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi kegenarasi yang lain , yang kemudian disebut sebagai superorganic”.

Dengan kecanggihan teknologi pula kita dapat menjadi korban dari ganasnya perkembangan teknologi. Peradaban pola pikir manusia seakan berubah drastis saat ini. itu juga bisa menjadi triks penguasa untuk mengubah pola pikir kita secara tidak langsung  ke pola pikir ideologi liberalrisme untuk memecah belah negara kita . apabila kita telah terpengaruh dengan ideologi liberalisme maka kita akan berfikiran seperti kutipan dari pertemuan terakhir dengan pak Dian Azhari. M.hum kutipan yang berbunyi “The Emphasis of Individual : Yang menjadi pemusatan kepentingan adalah individu . The State is Instrument : Negara hanyalah alat  memperoleh tujuan”. Setelah kita terpengaruh hal tersebut maka penguasa akan mudah memecah belah negara kita .Oleh Sebab itu kita harus bijak dalam kemajuan teknologi dan  juga bijaklah dalam  penggunaan gawai . 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal makanan khas tradisonal Jepang Washoku

  Washoku atau Nihonshoku adalah masakan khas Jepang yang menggunakkan bahan-bahan makanan yang diambil dari wilayah Jepang dan sekitarnya . Mengingat cara memasak dan menggunakan bahan makanan alami 、 masakan ini memenuhi syarat healthy food sehingga menarik perhatian masyarakat internasional . Diperkirakan pula menjadi salah satu rahasia panjang usia orang jepang. Masakan Washoku yang rendah kalori yang berbau bahan alami, sangat bermanfaat bagi kesehatan karena terdapat berbagai vitamin didalamnya. Masakan Washoku biasanya dihidangkan pada hari-hari tertentu dan pada hari-hari besar seperti Tahun Baru karena masakan ini melambangkan kebersamaan dan meningkatkan rasa kekeluargaan rakyat Jepang. Pada tahun 2013 lalu, washoku atau kuliner khas Jepang didaftarkan sebagai warisan budaya tak benda pada United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO).  Sejarah Washoku ( 和 食 ) atau makanan khas Jepang telah ada sejak 15.000 tahun yang lalu di zaman ...

Kebudayaan Jepang x Indonesia (maxims : mempercantik diri)

Tata Rias atau Make up merupakan suatu kegiatan mengubah penampilan seseorang dari bentuk asli sebenarnya dengan bantuan bahan dan alat kosmentik. Istilah make up lebih sering ditujukan kepada pengubahan bentuk wajah, meskipun sebenarnya seluruh tubuh dapat dihias atau make up . Fungsi tata rias sendiri adalah untuk menyempurnakan penampilan wajah, menggambarkan suatu karakter tokoh, atau menambah aspek dramatik sehingga terbentuk kesan tertentu. Dari abad ke abad, wanita semakin peduli terhadap penampilan fisik. Banyak usaha yang dilakukan untuk mempercantik diri dan membuat wanita merasa lebih percaya diri. Dimulai dari cara yang sangat sederhana dan tradisional, kemudian berkembang secara perlahan, memformulasikan berbagai bahan dengan kualitas bagus dan aman untuk digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Kondisi tersebut membuat tata rias wajah atau make up menjadi salah satu kebutuhan penting dalam kehidupan seorang wanita dari berbag...